Pelayanan siap Melayani!

PKL hari pertama diguyur hujan. Tidak ingin memberikan kesan buruk, kami menembus hujan hari itu. Untungnya tidak terlalu deras jadi kami bisa sampai kantor dengan selamat (dan basah). KPP Pratama Bansel sepertinya menjadi salah satu KPP yang mendapatkan anak OJT terbanyak. Bayangkan, 27 CPNS ditempatkan di kantor pajak ini. Pelaksana di Seksi Umum dan Kepatuhan Internal (SUKI) yang mengurus jadwal PKL agak bingung karena anak OJT saja sebenarnya sudah lebih dari cukup. Hal ini membuat kami hanya akan merasakan berada di seksi pelayanan, suki, dan ekstensifikasi. Setelah insiden terlewati, kami siap untuk PKL!

Dua Minggu Pertama

Dua minggu pertamaku adalah di Pelayanan. Sebagai informasi, Januari sampai dengan Maret adalah masa pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi (OP). Ini artinya akan banyak karyawan dan usahawan yang mendatangi kantor pajak untuk melaporkan kewajiban perpajakannya setahun sebelumnya. Sejak aku masuk, Bansel sudah menyiapkan parap pegawai dan anak OJT yang ditempatkan di seksi pelayanan untuk menjadi satgas SPT, bagian khusus yang dibentuk untuk melayani pelaporan SPT Tahunan. Setelah sempat belajar mengenai tugas fungsi KPP di mata kuliah Organisasi dan Tata Kerja dan studi lapangan ke KPP Pratama Jakarta Gambir Tiga, sekarang saatnya praktek langsung.

Seksi Pelayanan sesuai namanya memang berfungsi untuk melayani. Dalam lingkup kantor pajak tentunya melayani Wajib Pajak (WP). Selain satgas, di bulan-bulan selain masa pelaporan SPT tahunan, masalah perpajakan bisa dikonsultasikan di TPT (Tempat Pelayanan Terpadu). Ini seperti gabungan teller dan customer service di bank.

Perkenalan

Hari pertama di pelayanan, kami berkenalan dengan kepala seksi pelayanan (kasi pelayanan) yaitu bapak Amirul. Beliau menjelaskan secara umum seksi-seksi yang ada di KPP ini. Selesai menjelaskan, kami berkenalan dengan pegawai yang lain salah satunya mas Kholif. Selama dua minggu ke depan, markas kami adalah di belakang kursi beliau. KPP Bansel seharusnya pindah ke gedung baru, tapi karena gedungnya belum siap jadi sementara kami berada di tempat parkir mobil lantai satu.
Di hari pertama, kami mengamati cara kerja satgas. Apa itu efiling, eform, EFIN, dan lain-lain. Selain itu juga kami belajar cara menggunakan mesin fotocopy. Setelah jam istirahat, salah satu teman sekosku ketika tingkat satu mengajak kami untuk membantu pekerjaannya di ruang arsip. Aku sempat tersesat karena telat dan menyusul sendiri. Aku telat karena salah satu anak OJT mengajariku mengerjakan efiling untuk WP. Sisa hari itu kami habiskan di ruang arsip, membantu pekerjaan temanku menyortir dokumen.

Menjaga Satgas

Di hari kedua, aku dipercaya untuk menjaga satgas. Aku mulai bisa membantu WP untuk mengisi efiling. Bagi kalian atau keluarganya yang merupakan karyawan pemerintah atau perusahaan, kalian sekarang bisa melaporkan pajak tahunan dengan mudah melalui efiling di DJP Online. Tidak perlu bingung mengisi SPT lagi, cukup bawa bukti potong kalian. Bagi yang punya usaha tapi masih atas nama pribadi seperti warung atau UMKM lainnya, bisa mengisi dengan menggunakan eform. Jangan lupa bawa daftar peredaran bruto setahun baik dalam bentuk hardfile maupun softfile. Apabila belum pernah lapor secara online, siapkan fotocopy KTP dan NPWP untuk pendaftaran EFIN, nomor yang harus dimiliki sebelum membuat akun di DJP Online. Selain menjaga satgas, aku juga diajari oleh mas Kholif alur pencairan ketika terjadi lebih bayar dalam pembayaran pajak.

Setelah istirahat makan siang di hari kedua, aku ditempatkan di TPT. Aku belajar cara pembuatan NPWP di sini. Selain itu juga konfirmasi surat dan validasi pajak penghasilan final atas tanah dan bangunan. Banyak yang mesti dipelajari di TPT karena urusan perpajakan masing-masing orang tentu berbeda. Perlu sering-sering ke TPT sebelum siap jadi penjaga di dalamnya.

Selama dua minggu, kebanyakan waktu di tempat kerja dihabiskan dengan melayani WP di bagian satgas. Menanyakan keperluan WP, aktivasi EFIN, dan menuntun mereka untuk mengisi laporan di DJP Online. Selain bagian satgas, di seksi pelayanan aku juga belajar cara input surat masuk dan keluar.

Minggu Depan Siap ke SUKI!

Besok adalah hari pertama di seksi baru, yaitu suki. Besok juga hari pertama di kantor baru. Di sore Jumat, ada acara di lantai delapan kantor sebagai perpisahan pegawai KPP Pratama Bansel dengan KPP Pratama Banut (Banjarmasin Utara). Di sana dibahas mengenai pembubaran paguyuban kedua KPP agar bisa membentuk paguyuban sendiri di masing-masing KPP. Satu hal yang mengejutkan adalah perkenalan mahasiswa PKL yang sebelumnya tidak diberitahukan kepada kami. Ya, tiba-tiba saja kami disuruh untuk perkenalan di tengah acara. 
Dua minggu awal di KPP ini ditutup dengan berfoto bersama teman-teman PKL di rooftop kantor. Mungkin ini akan menjadi foto yang pertama dan terakhir di masa PKL karena hari-hari berikutnya akan dijalani di kantor baru. Semangat PKL minggu ketiga!

4 Komentar

Baca ini aku jadi inget belum lapor pajak. Aduh. Nomor efinku dimana aku juga lupa aaaaaakkk.
Sukses ya PKLnya Qi, semoga bisa melayani sepenuh hati. Eaaaaaa

Seruu ya masih muda PKl gitu. Jangan lupa banyak banyak in cari pengalaman mumpung masih muda yaaa..

Saya bacanya ngerut-ngerutin dahi. Bukan kagum. Ngga ngerti, Pak. Ibarat dokter, ini terlalu banyak bahasa yang tidak saya mengerti. Tapi beberapa informasi tetap bisa saya pahami. Seperti laporan pajak tahunan online itu~

Seru ya PPLnya. Makin banyak ilmu perpajakan yang didapat nih. Btw ngomong2 soal NPWP apa benar bagi yang sudah buat NPWP harus melapor tiap tahun (sekalipun usahanya sudah nggak berjalan) krn klu tidak bisa kena denda?

IBX59EADF1D9DDBB

Award

Blogger Energy
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Ikuti lewat Email

Yang Mau Kontak-Kontakan

Nama

Email *

Pesan *