Pasar idEA, Pesta Offline Diskon E-Commerce

Belanja adalah kebutuhan tiap manusia. Zaman dulu, pasar adalah tempat paling banyak dikunjungi terkait belanja. Ketika globalisasi mulai menjamah, mall menjadi alternatif. Sekarang, toko online dan marketplace di dunia maya menjadi yang paling ramai diantara semuanya. Nah, pasar idEA mencoba untuk menghadirkan toko online di dunia nyata.

Apa itu Pasar idEA?

Pasar idEA adalah festival belanja online to offline pertama dan terbesar di Indonesia. Pasar idEA diadakan di JCC Senayan dari tanggal 15 sampai 18 Agustus 2019. Waktu yang cukup singkat untuk berburu diskonan tapi lumayan ampuh memperkenalkan dagangan di dunia maya.

Salah satu tujuan festival ini adalah membangun sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, komunitas dan masyarakat agar mempunyai semangat yang sama untuk memperkuat ekosistem digital. Tantangan yang sedang dihadapi Indonesia sekarang adalah meningkatkan volume dan daya saing produk lokal di pasar e-commerce. Itu yang dikatakan oleh Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Ignatius Untung.

Menggaet Konsumen yang Belum Tersentuh

Salah satu tantangan di industri e-commerce adalah kurangnya kepercayaan masyarakat bertransaksi online. Pasar idEA menjadi ajang untuk menumbuhkan kepercayaan tersebut. Dengan kata lain, acara ini ingin mempopulerkan belanja online bagi konsumen yang belum tersentuh. Konsumen yang dimaksud jumlahnya lumayan banyak. Survei APJII menyebutkan bahwa dari 171,17 juta jiwa pengguna internet aktif, 56% atau 95,76 juta jiwa masih belum pernah berbelanja online.

Edukasi UMKM

Selain mencari para konsumen baru, Pasar idEA juga menjadi ajang UMKM mengembangkan usahanya. Di zaman digital, tentunya berbisnis secara konvensional sudah tidak bisa diandalkan lagi. Untung mengatakan bahwa kalangan UMKM harus bisa mengenal ekonomi digital. Ia menambahkan bahwa di acara ini akan ada diskusi yang membahas hal tersebut.

Menargetkan Kunjungan, bukan Penjualan

Tidak seperti festival belanja lainnya, Pasar idEA menargetkan pengunjung di acaranya, bukan penjualan. Gelaran ini menargetkan 120.000 pengunjung selama empat hari. Kenapa pengunjung? Seperti disebutkan di atas, Pasar idEA ingin membangun sinergi dari semua kalangan untuk mengembangkan ekonomi digital di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap e-commerce. Hal ini dibarengi dengan edukasi bersama UMKM agar mereka bisa melebarkan sayap ke dunia digital.

Target 120.000 pengunjung didukung dengan menghadirkan sekitar 250 peserta pameran yang terdiri dari para unicorn, pelaku usaha e-commerce, perusahaan logistik dan pengiriman, serta UMKM dengan produk lokal yang terkurasi di area khusus LokalGood. Selain masyarakat dan pelaku bisnis, perusahaan logistik dan pengiriman tentunya memiliki peran kunci dalam ¬e-commerce sehingga mereka juga hadir di sini.

Berburu Travel bersama Blibli

Dari sekian banyak ¬e-commerce yang ada di Pasar idEA, salah satu yang aku kunjungi adalah Blibli. Salah satu yang mereka adakan di sini adalah Blibli Travel Fair. Menariknya, ini adalah pertama kalinya Blibli mengadakan Travel Fest Offline. Mereka juga pernah mengadakan Travel Fest namun dalam bentuk online.

Kenapa Travel?

Perlu diketahui kalau Blibli bekerjasama dengan Kemenpar untuk menaikkan destinasi wisata. Ini juga yang membuat perusahaan ini berfokus di travel di samping 16 kategori yang ada di platform ini. Terkait travel, Blibli menyediakan berbagai kebutuhan pendukung travel seperti tour guide, visa, travel assistance, dll.

Penuh Diskon!

Dewasa ini, produk travel terus berkembang bahkan bagi kaum milenial dijadikan gaya hidup. Data Nielsen menyebutkan 50% dari pencari produk travel dilakukan lewat platform online. Inilah peluang yang diambil Blibli. Kerennya lagi, di Pasar idEA ini mereka memberikan diskon hingga 80% dengan maksimum 1.8 juta. Sebagai anak rantau, diskon ini tentunya bisa kugunakan untuk pulang ke kampung halaman.

Banyak yang bisa dikunjungi di Pasar idEA. Selain bisa hunting barang diskonan, kalau mau memulai bisnis juga ada. Mulai dari reseller sampai jasa pengiriman lengkap di sini. Kebetulan karena aku ingin pulang kampung, aku mencari diskonan tiket pesawat dan ada Blibli Travel Fest di sini.

Semoga adanya Pasar idEA bisa menaikkan level UMKM di Indonesia dan membuat ekonomi digital di bumi pertiwi semakin mumpuni. Ditunggu festival belanja selanjutnya untuk berburu lagi! Jangan lupa, terus dukung UMKM dengan belanja pintar produk lokal agar produk lokal mendunia!
Baca lanjutannya →

Bumi Manusia: Dilan Versi Hanung

Bumi Manusia, sebuah novel karya Pramoedya Ananta Toer akhirnya tayang sebagai sebuah film. Sempat digarap Miles Film sebelum akhirnya digarap oleh Hanung Bramantyo. Film yang menarik untuk diikuti bagi penikmat sejarah apalagi pecinta karya Pramoedya. Hanung sendiri mengatakan bahwa Bumi Manusia adalah karya yang ingin dia garap sedari dulu. Berhasilkah ia menghadirkan film yang dari dulu dia idam-idamkan?

Bumi Manusia mengisahkan kisah cinta Minke (Iqbaal Ramadhan) adalah seorang terpelajar dan murid berprestasi di H.B.S. dengan Annelies Melema (Mawar Eva de Jong). Bukan hanya menceritakan kisah kasih dua insan, bumi manusia mengisahkan 'rasis'-nya (kebanyakan) kompeni kepada pribumi di masa itu baik dari segi perbuatan maupun hukum.

Berbicara mengenai karya "cinta-cintaan" dari sastrawan yang mumpuni, aku teringat dengan Hujan di Bulan Juni dari Eyang Sapardi. Memang keduanya berbeda. Tapi intinya sama, kisah cinta. Sarwono diiringi puisi, Minke di tengah kemelut pergelokan bangsa yang dijajah. Bumi manusia sebenarnya bukan tentang Minke-Anna saja, tapi Hanung ingin agar film ini berfokus pada hal tersebut.

Setelah Avenger: Endgame dan IT: Chapter Two yang akan tayang, bumi manusia berdurasi sekitar tiga jam. Paruh pertama film ini dihabiskan dengan mengeksplor kisah cinta Minke-Anna. Iqbal di sini menurutku masih seorang Dilan. Gaya ketika ia 'menggoda' Annelies mirip sekali dengan Dilan merayu Milea. Bagiku Minke hanya Dilan yang hidup di masa Minke.

Setting tempat yang ditampilkan lumayan megah. Hampir separuh film memang CGI dan lumayan kentara. Salah satu yang lumayan mengganggu walaupun masih ada beberapa lainnya yang sangat 'niat'.

Tapi bagusnya film ini hanya berhenti di kemegahan paruh pertama. Fokus Hanung kepada Minke-Anna banyak mengorbankan hal penting. Kendati berdurasi tiga jam, terlalu lama menyajikan romansa pemeran utama malah membuat film ini diakhiri dengan tergesa-gesa.

Kisah pertemanan Minke dan Jan Dapperste (Bryan Domani) disajikan begitu cepat. Trauma masa lalu Annelies dan kakaknya pun hanya sekelabat lalu tanpa pengembangan lebih lanjut. Bahkan perjuangan Minke menghadapi hukum Eropa termasuk perseturuannya dengan Robert Suurhof (Jerome Kurnia) di surat kabar hanya disajikan tanpa penonton diminta mengerti.

Hanung memang mengatakan kalau bumi manusia difokuskan pada kisah cinta Minke-Anna. Tapi film ini menurutku malah menjadi layaknya Dilan versi Hanung. Sayang sekali naskah versi Miles Film tidak bisa disaksikan. Padahal penasaran dengan versi mereka.

Bumi manusia masih layak ditonton bagi yang ingin melihat sejarah bangsa dari sisi yang berbeda. Film ini tetap layak sebagai tontonan mengenai sejarah. Semoga apabila Anak Semua Bangsa difilmkan tidak menjadi Dilan 1991.
Baca lanjutannya →

4 Bisnis Kuliner Ini Selalu Laku, Tak Lekang Oleh Zaman!


Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki kebudayaan dan tradisi paling banyak di dunia. Hal ini juga membuat negara kepulauan ini memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam. Tak hanya itu, makanan Indonesia pun dikenal memiliki rasa yang enak dan diakui warga dunia. Tak heran jika bisnis kuliner masakan Indonesia selalu laku setiap saat.

Bisnis kuliner atau usaha menjual menu makanan adalah salah satu ide bisnis paling banyak dibuat para wiraswasta. Selain cukup mudah, peminatnya pun selalu ada karena makanan merupakan kebutuhan primer yang dibutuhkan semua orang.

Meskipun begitu, menjalankan bisnis kuliner terbilang tricky alias susah-susah gampang. Oleh karenanya anda harus menyiapkan strategi bisnis yang disertai dengan inovasi demi menjaga eksistensi makanan jualan anda di pasaran. Namun, ada beberapa makanan yang penjualannya terbilang stabil dimana pun dan kapan pun, tak lekang oleh zaman!

Bakso

Siapa yang tidak menyukai bakso alias bola daging sapi khas Indonesia? Di daerah mana pun, bakso dapat dengan mudah kita jumpai dan pecinta makanan ini juga terbilang banyak. Sehingga tak heran jika bisnis kuliner bakso selalu habis terjual, bahkan di momen apapun.

Misalnya, di daerah perkampungan umumnya pedagang bakso akan semakin laris ketika berjualan di acara besar seperti di area pasar malam, momen libur lebaran, acara pesta rakyat, dan lain-lain. Sedangkan di area perkotaan, bakso dibuat dengan inovasi rasa yang beragam. Mulai dari bakso urat, bakso rawit yang pedas, bakso isi keju, dan masih banyak lagi.

Soto Ayam dan Daging

Soto adalah menu makanan yang berisi mie, daging ayam atau sapi, serta bahan pelengkap lainnya yang disiram dengan kuah kaldu yang khas. Di beberapa daerah biasanya memiliki jenis soto yang beragam, seperti Soto Padang, Soto Betawi, Soto Bogor, hingga Soto Lamongan. Jenis soto yang bermacam-macam ini lah yang membuat masing-masingnya berbeda dan memiliki peminatnya sendiri. Soto yang dikenal gurih ini cocok dimakan dalam musim apapun. Tak heran jika penjualan bisnis kuliner ini cukup stabil, bahkan bisa selalu ramai jika penjual memiliki resep rahasia yang membuatnya semakin nikmat.

Baca juga: Tak Perlu Jadi Seleb, 6 Kuliner Hits Ini Bisa Jadi Sumber Inspirasi Bisnis

Menu Sambelan

Pecinta kuliner Indonesia memang tak bisa lepas dari rasa pedas. Meskipun terkadang rasa caisin dari cabai terasa membakar lidah, namun rasa pedas dipercaya sebagai penambah nafsu makan. Oleh karena itu, menu makanan sambelan selalu punya tempat tersendiri di hati pecinta kuliner. Menu sambelan adalah sajian makanan yang berisi nasi, lauk pauk (seperti ayam, ikan, bebek goreng), dan sambel pedas yang beragam macamnya.

Bisnis kuliner menu sambelan terkenal di daerah Surabaya, Jawa Timur, dan sekitarnya hingga merambah ke daerah-daerah lain di Indonesia. Sambal yang disajikan pun bervariasi, mulai dari sambal plecing, sambal terasi, sambal mangga, dan lainnya. Menu ini memang terbilang aman untuk angka penjualannya, karena siapapun suka makanan dengan lauk dasar seperti yang dijelaskan sebelumnya. Jika anda memiliki resep sambal yang lebih sedap, dijamin pembeli akan ramai dan tak akan pindah ke lain hati.

Nasi Goreng

Di Asia, nasi tidak hanya sebagai makanan pokok yang disajikan dalam bentuk matang setelah ditanak. Nasi yang digoreng kembali menggunakan berbagai bumbu dan komposisi tambahan juga diminati sebagai menu makanan praktis yang disukai banyak orang. Di Indonesia, bisnis kuliner ini umumnya dibuka di malam hari. Meskipun tidak membutuhkan wkatu memasak yang lama, namun nasi goreng mempunyai banyak rasa yang menggoyang lidah. Misalnya, nasi goreng gila yang terdiri dari berbagai bumbu tambahan, nasi goreng super pedas, nasi goreng special dengan ati ampela dan pete, dan nasi goreng rempah.

Itu dia beberapa menu yang selalu laku saat dijual dalam bisnis kuliner. Mana nih yang jadi favorit anda? Anda juga bisa membaca lima bisnis kuliner yang menjanjikan dengan mengklik link artikelnya di bawahnya ini:
https://www.cekaja.com/info/5-bisnis-kuliner-modal-kecil-dengan-omzet-menggiurkan/
Baca lanjutannya →

3 Profesi yang Cocok Jadikan Usaha Jastip Sebagai Penghasilan Tambahan

Siapa pun pasti ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Adanya berbagai kebutuhan yang semakin beragam membuat kita terkadang membutuhkan sumber pendapatan baru. Maka dari itu, saat ini orang-orang berusaha memiliki side job alias pekerjaan atau usaha sampingan. Nah, usaha jastip (jasa titip) mungkin bisa anda pertimbangkan.

Mengenal Usaha Jastip

Usaha jastip adalah usaha yang menawarkan jasa titip pembelian barang, yang harganya disertai dengan biaya jasa dan ongkos kirim. Usaha jastip populer dalam beberapa tahun ini karena adanya beberapa barang dagangan yang sifatnya terbatas. Hanya tersedia di kota-kota tertentu di indonesia, namun roko itu tidak menyediakan jasa pengiriman ke luar kota. Sehingga muncul lah usaha jastip yang biasanya dilakoni oleh individu atau perseorangan.

Untuk barang yang ditawarkan dalam usaha jastip ini beragam. Mulai dari makanan atau minuman, barang furniture atau kebutuhan rumah, barang fashion seperti baju dan sepatu, atau merchandise resmi para artis yang langka. Selain itu, barang yang dijastipkan bisa berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

Bisnis ini memang cocok dilakoni oleh orang yang memiliki mobilitas tinggi, yang sering bepergian ke kota atau negara tertentu. Soal keuntungan, penyedia jastip bisa menambahkan harga jasa ke dalam tagihan konsumennya. Mulai dari Rp 10 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Hal ini tergantung pada barang apa yang dititipkan, jarak pemesanan (barang dari dalam atau luar negeri), serta besar tidaknya barang tersebut.

Profesi yang Cocok Usaha Jastip

Berikut ada beberapa profesi yang memang cocok untuk menjadikan usaha jastip sebagai cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Simak informasinya berikut ini.

Travel Blogger

Kita semua mengetahui bahwa bekerja sebagai travel blogger membuat mereka kerap bepergian ke banyak daerah. Biasanya mereka pergi ke sebuah tempat wisata untuk me-reviewnya dan memberi rekomendasi dan tips untuk pembaca terkait dengan liburan kemana pun itu. Semua konten itu dibagikan lewat blog, maupun akun medsos lainnya.

Seorang travel blogger tentu saja bisa menawarkan jastip ke followers nya. Sebab setiap daerah tentu memiliki barang khas yang bisa dijadikan oleh-oleh atau barang bermerk yang belum tentu ditemukan di daerah lainnya. Selain itu, kedekatan dengan followers yang juga penyuka travelling sangat mungkin memperluas potensi pemesanan barang dengan jastip yang ditawarkan.

Baca juga: Ini Dia Bisnis Modal Kecil yang Sedang Tren & Mudah Dilakukan

Tour Guide

Pekerjaan sebagai tour guide yang bekerja pada agen travel juga bisa membuka usaha jastip. Karena mereka terbiasa mengunjungi berbagai tempat wisata dan sudah memiliki pengetahuan lengkap tentang daerah itu. Sehingga tidak sulit rasanya jika harus mencari tempat pembelian barang-barang yang akan dijastipkan ke konsumen.

Seorang tour guide memang memiliki jadwal yang padat kala mendampingin klien nya berwisata. Namun tak perlu khawatir, anda bisa memanfaatkan waktu luang atau waktu rombongan berburu oleh-oleh untuk membeli barang titipan. Bisnis ini akan lebih menguntungkan jika anda membuka jastip dari dan ke luar negeri.

Mahasiswa Rantau

Seorang mahasiswa rantau juga bisa berkuliah sambal mencari penghasilan tambahan dengan membuka usaha jastip. Sehingga tidak hanya mengandalkan pemasukan dari uang jajan orang tua saja. Di saat waktu liburan kuliah yang biasanya cukup lama, buka lah usaha jastip. Baik antar kota di Indonesia maupun luar negeri. Anda bisa mengirimkannya saat pulang kembali ke kota atau negara asal, atau sebaliknya.

Barang-barang yang bisa dijastipkan seperti oleh-oleh, postcard, makanan, dan masih banyak lagi. Agar usaha jastipmu makin maksimal, jangan lupa siapkan koper khusus yang mampu menampung barang titipanmu dengan maksimal.

Untuk menganal besaran fee dari usaha jastip ini, anda juga bisa membaca infonya di artikel di link berikut ini: https://www.cekaja.com/info/mengenal-jastip-usaha-tanpa-modal-dengan-keuntungan-selangit/
Baca lanjutannya →

Cara LG Berinovasi di OLED TV

TV OLED adalah salah satu kategori dari jenis layar TV yang berseliweran di pasaran sekarang. Kualitas gambar dari layar OLED jauh lebih bagus bila dibandingkan dengan TV LED. Kalau ditanya salah satu vendor yang memiliki TV OLED terbaik di dunia, tentu jawabannya adalah LG. LG terus mengembangkan produk mereka dengan menambahkan berbagai teknologi terbaru. Sebelum lanjut membahas lebih dalam, ada beberapa hal yang perlu diketahui.

Apa itu OLED?

OLED merupakan singkatan dari Organic Light Emitting Diode. OLED dibuat dengan senyawa organik dan akan menyala ketika dialiri listrik. Mekanisme pada OLED sebenarnya mirip atau bahkan bisa dibilang sama dengan LED, namun layar OLED dapat dibuat dengan ukuran sangat tipis, fleksibel, dan bahkan bisa digulung. Pixel-pixel di layar OLED dapat menyala dan mati secara independen sehingga ketika pixel OLED dimatikan warnanya benar-benar hitam.

Kehadiran Layar OLED pertama kali adalah pada tahun 2013. Sejak saat itu, layar ini terus berkembang hingga kini. Laporan Futuresource Consulting menyebutkan bahwa penjualan TV pada tahun lalu naik 3% dengan nilai yang juga naik sebesar 7%. Salah satu pendorongnya adalah penjualan TV premium seperti OLED yang meningkat.

Sekarang ini beberapa vendor elektronik sudah mulai melirik layar OLED untuk digunakan pada produk TV mereka. Beberapa diantaranya adalah Philips, Sony, atau Panasonic. Mereka sudah memperkenalkan TV OLED ke pasaran. Namun apabila sudah berbicara mengenai TV OLED, tidak mungkin lepas dari yang namanya LG. Ini karena LG satu-satunya perusahaan yang memproduksi panel OLED untuk perangkat TV melalui anak perusahaan LG Display.

Selain memiliki TV OLED yang bervariasi, LG juga terus dengan mengembangkan teknologi-teknologi baru. Apa saja teknologi baru di TV OLED LG?

Teknologi Canggih di TV OLED LG

Teknologi yang pertama dari OLED TV LG terbaru adalah adanya  teknologi Artificial Intelligence (Ai). Penggunaan kecerdasan buatan ini bukan hanya tentang ketersediaan platform (Google & LG ThinQ), namun bekerja pada peningkatan tampilan atau gambar dan suara. Teknologi AI ini pusatnya ada pada penggunaan prosesor Alpha 9 Gen 2. Prosesor ini merupakan prosesor cerdas α (Alpha) 9 generasi kedua dari perusahaan yang memiliki algoritma pembelajaran yang mendalam.

Letak kepintaran prosesor generasi kedua LG ini ada pada algoritma khusus dengan kemampuan belajar (deep learning) yang memberi dukungan peningkatan pada sisi visual dan audio untuk memberi pengalaman sinematik lebih menyeluruh.

Dari sisi visualnya, prosesor ini mempunyai bekal jutaan basis data terkait berbagai informasi visual. Hal ini membuat prosesor Alpha Gen 2 bisa mengenali berbagai kualitas konten asal yang kemudian bekerja dengan pilihan metode terbaik agar dapat mengoptimalkan tayangan pada layar. Prosesor ini juga mempunyai sensor khusus yang mampu mengukur tingkat pencahayaan ruang sebagai dasar mengoptimalkan kecerahan layar dan perbaikan detail gambar pada bagian yang dibutuhkan.

Kemampuan mengoptimalkan tingkat kecerahan yang berbeda menyesuaikan dengan pengaturan pencahayaan ini juga hadir ketika menayangkan konten High Dynamic Range (HDR). Buat ngedukung hal tersebut, LG tetap mempertahankan teknologi Dolby Vision dalam jajaran TV premium terbarunya ini.

Selain sektor visual, algoritma prosesor Alpha Gen 2 LG ini juga bekerja di sektor audio untuk memuaskan penggunanya. Salah satu yang ditawarkan adalah nuansa bunyi lebih kaya. Hal ini bisa diwujudkan dengan peningkatan secara virtual sistem audio 5.1 surround sound dari sistem audio 2.1 miliknya. Prosesor ini juga mempunyai kemampuan mengidentifikasi bunyi berdasarkan ragam konten. Kemampuan ini membuatnya dapat mereproduksi bunyi lebih baik.

Sebagai hasilnya, TV bisa menghadirkan efek suara lebih dramatis pada tayangan film aksi. Kalau dari tayangan musik, suara vokal penyanyi akan terdengar lebih jelas. Adanya prosesor pintar ini juga membuat TV LG dapat memberikan tingkatan keluaran audio optimal yang menyesuaikan dengan penempatan dan posisi penggunanya. Selain itu, LG juga memastikan tetap mempertahankan penggunaan teknologi Dolby Atmos untuk memperkuat audio TV terbarunya ini dalam memberikan keluaran audio yang lebih realistis.

Kelebihan TV OLED LG

Untuk sekarang, prosesor α9 Gen 2 sudah digunakan dalam seri TV OLED Z9, W9, E9 dan C9. Khusus ini seri 8K 88-inch Z9, penggunaan prosesor menawarkan kemampuan pemrosesan yang lebih tinggi untuk menghadirkan kualitas gambar 8K paling realistis yang membuatnya terlihat tajam, jelas, dan terperinci.

Di pasar Indonesia sendiri, LG sudah merilis beberapa varian TV OLED Seri 9 (B9, C9, W9). TV OLED LG C9 sudah mendapatkan apresiasi dari Cnet sebagai TV OLED dengan kualitas gambar terbaik yang pernah ada.

Kalau kelebihan yang dimiliki TV OLED LG C9 itu apa aja? Nah ini dia:

  • Desainnya yang sangat tipis membuatnya mudah menyatu dengan ruangan rumah
  • Berbagai pilihan ukuran layar mulai 55’ – 77’
  • Sudah menggunakan prosesor cerdas α9 gen 2 / α7 gen 2 (model B9) yang akan menghasilkan gambar detail dan pengaturan suara terbaik.
  • Dibekali LG ThinQ AI. Ini akan membuat pengguna bisa melakukan banyak hal dengan suara audio terbaik dari Dolby Atmos yang memberi keluaran audio bertenaga dan bergerak seakan suara berada di sekitar pengguna
  • 4K Cinema HDR LG didukung dengan berbagai format HDR, HDR10 Pro dan HLG Pro
  • Pengelolaan kabel yang tersusun rapi agar terlihat bersih dan tidak berantakan

Kalau tertarik dengan TV OLED dari LG, sekarang adalah waktu yang tepat. LG sedang ngadain promo OLEDPhoria berhadiah langsung e-voucher hingga 1 juta rupiah. Hadiah ini bisa langsung didapatkan untuk setiap pembelian semua TV OLED LG selama masa promo yaitu dari 30 Juli 2019 sampai dengan 31 Agustus 2019.
Baca lanjutannya →
IBX59EADF1D9DDBB

Award

Blogger Energy
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Ikuti lewat Email

Yang Mau Kontak-Kontakan

Nama

Email *

Pesan *