Mencari Keberkahan di Tengah Pandemi


tanya jawab Ramadhan
Sudah seminggu kita melalui bulan Ramadhan di tengah pandemi. Banyak hal-hal yang biasanya kita lakukan bersama-sama sekarang harus dilakukan sendiri. Anjuran di rumah aja memang merupakan hal yang harus kita lakukan sekarang ini. Cara ini merupakan hal wajib agar kita bisa kembali lagi ke kehidupan normal. Tapi, bukan berarti ini menjadi halangan kita untuk beribadah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dirumahaja Bukan Halangan

Memang semua kegiatan beribadah dilakukan di rumah. Tarawih yang biasanya ramai di masjid, sekarang dilakukan beribadah atau sendirian di rumah masing-masing. Begitupun dengan tadarus dan ibadah-ibadah lainnya. Buka bersama biasanya jadi ajang untuk silaturahmi dengan kerabat dan teman-teman yang berjauhan namun sekarang tidak bisa dilakukan.

Ini semua bukan halangan. Ramadhan tahun ini memang terlihat beda, padahal nyatanya sama. Ibadah yang dilakukan tetap saja, hanya tempatnya yang berbeda. Kualitas yang sama bisa didapatkan walaupun tidak dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, perkembangan teknologi sekarang juga membuat kita tetap bisa mencari berkah walau dirumahaja. Apa saja yang bisa dilakukan?

Pengajian secara Webinar

ibadah seperti sholat tentunya bisa dilakukan dimana saja, tidak harus di masjid. Memang dianjurkan, tapi di situasi sekarang, ibadah di rumah lebih diutamakan. Selain sholat, Ramadhan adalah salah satu saat untuk mendulang pahala dan belajar banyak hal. Biasanya pengajian dan ceramah di masjid-masjid bertebaran saat Ramadhan. Kali ini, kita beribadah di rumah, apa yang bisa dilakukan?

Perkembangan teknologi membuat kita bisa saling bertegur sapa lewat daring. Ini juga yang membuat silaturahmi bisa tetap jalan walaupun dirumahaja. Begitu juga dengan belajar, terutama belajar agama. Sejak WFH, banyak webinar-webinar bertebaran untuk mengasah kemampuan. Di Ramadhan ini, kita bisa mencari webinar agar tetap bisa melakukan tanya jawab Ramadhan walaupun dirumahaja.

Target Ramadhan melalui Grup

Selain menghadiri webinar untuk mengisi ilmu di bulan penuh berkah ini, tadarus daring bisa dijadikan pilihan untuk tetap tetap pada jalur dalam beribadah terutama target menamatkan Quran. Bila di tahun-tahun sebelumnya, tadarus dilakukan di masjid bersama-sama. Tahun ini, target-target mengaji bisa disetor melalui daring. Ada banyak grup whatsapp atau melalui media lain tempat kita bisa ikut bergabung dan menetapkan target.

Bergabung di grup-grup ini bisa jadi salah satu pengingat terkait target yang sudah kita tentukan. Ada teman-teman seiman yang bisa menjadi pengingat sekaligus tetap menyambung tali silaturahmi. Cara ini juga bisa menjadi salah satu pengganti perkumpulan selama Ramadhan yang biasanya dilakukan. Malahan ketika sekarang dilakukan secara daring, kita bisa bertemu orang-orang dari berbagai berbagai tempat. Menambah koneksi dan relasi selain mengumpulkan pahala dan mencari berkah-Nya.

Berbagi di Sosmed

Cara lain yang bisa dilakukan adalah berbagi. Pandemi ini tentunya membuat banyak aspek terkena dampaknya. Berbagi adalah cara yang tepat agar Indonesia dan dunia bisa bertahan dari gempuran pandemi ini. Apalagi pahala di bulan ini dilipatgandakan sehingga donasi adalah hal yang sangat dianjurkan terutama di saat seperti ini.

Selain donasi, berbagai semangat juga harus dilakukan. Para pejuang di garda terdepan pasti sudah berjuang dengan sekuat tenaga. Kita yang dirumahaja harus memberikan dukungan kepada mereka baik berupa materi atau moral tergantung kemampuan. Sosial media adalah media yang tepat untuk hal itu. Berbagi apresiasi kepada pejuang dan saling menguatkan sesama.

Terakhir, mari kita tetap mengikuti anjuran pemerintah dan beribadah walaupun dengan kondisi sekarang. Masjid memang sepi, tapi bukan berarti ibadah juga lesu. Kualitas ibadah tetap harus sama bahkan bisa ditingkatkan di saat seperti ini.
Muhammad Rifqi Saifudin Abdi masyarakat yang senang menangkap momen dalam bentuk cerita. Bisa dihubungi di: - rifqimu@gmail.com - @m_rifqi_s (Instagram) - @mrifqi_s (Twitter)

Belum ada Komentar untuk "Mencari Keberkahan di Tengah Pandemi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel