Gadis Matahari 100 Persen di Weathering With You

Film animasi Jepang kembali mengambil perhatian dunia. Setelah sebelumnya ada Kimi No Nawa, Koe No Katachi, dan sekarang Weathering With You. Makoto Shinkai dengan kesuksesannya di Kimi no Nawa, kembali menggunggah publik dengan Weathering With You.

Sejak ada informasi Makoto Shinkai membuat film, aku selalu mengikuti perkembangannya. Pertama kali Radwimps mengeluarkan single untuk Ost. Weathering With You, langsung kujadikan playlist favorit tiap hari. Ini adalah salah satu film yang kutunggu (selain Conan) sejak kekaguman pada Kimi no Nawa.

Hodaka adalah seorang murid SMA yang kabur dari rumah menuju Tokyo. Di tengah perjalanan, ia diselamatkan Mr. Suga. Setelah frustasi tidak mendapatkan pekerjaan di Tokyo karena tidak punya KTP dan belum lulus sekolah, Tuan Suga menjadi solusi. Suatu hari, ia bertemu dengan Hina. Hina ternyata adalah 'Gadis Matahari 100 Persen'! Apa itu? Tonton filmnya.

Sama seperti Your Name, Weathering With You juga masih mengandalkan sisi fantasi dan romance yang kuat. Gubahan musik Radwimps mampu membangkitkan emosi di tiap adegan. Benar-benar merasuk ke dalam jiwa.

Penokohan Hodaka sangat bagus. Sebagai orang yang berasal dari kampung, kepolosannya begitu terasa di tiap adegan. Di lain sisi, Hina yang sudah terbiasa mandiri terlihat begitu kuat. Ini menunjukkan kalau pengalaman bisa menempa seseorang menjadi lebih tangguh sekalipun perempuan.

Tidak dijelaskan secara detil kisah hidup Tuan Suga namun cukup mewakili 'orang dewasa' dalam film. Natsuma juga tidak banyak tampil tapi memiliki peran kunci. Nagi yang menjadi senpai Hokada juga lumayan mencuri perhatian. Para tokoh pendukung di film ini benar-benar mengambil porsi dengan pas. Tidak ada yang sia-sia dari mereka. Latar tempat yang diambil cukup detil, salut dengan artistik dari film ini. Selain terpukau karena gambarnya, siap-siap dengan easter egg dari Kimi no Nawa.

Emosi penonton benar-benar diaduk di film ini. Jokes yang dihadirkan dijamin membuat orang tertawa dan setelahnya beralih ke adegan yang menguras air mata. Tidak garing seperti Asterix tentunya. Sebuah pilihan yang bagus membuat penonton rileks dengan beberapa komedi agar tidak kehabisan energi untuk beremosi.

Sebenarnya salah satu yang terasa kurang adalah endingnya. Memang ini ending yang didambakan. Tapi, ini tidak semengejutkan Kimi no Nawa. Tidak se'parah' itu. Ya, Makoto Shinkai memang harus memilih. Mengulang formula yang sama atau mengubahnya. Ia memilih opsi kedua.

Secara keseluruhan, Tenki no Ko merupakan sebuah jawaban atas dahaga para penonton Kimi no Nawa dengan karya Makoto Shinkai. Berhasil mengurasi emosi dan membuat takjub. Hanya saja menurutku di bagian ending belum bisa menandingi masterpiece-nya. Setidaknya, film sangat wajib untuk ditonton!

6 Komentar

Inii yang kemarin trending juga di twitter, jajdi penasaran pengin nonton, dibanding kiminonawa bagusan mana ya :3

Jadi kepengen nntn ini, nnti plg kerjaa. Keren reviewnyaaa

Aku udah nonton Kimi no nawa dan itu bagus banget, jadi penasaran juga sama film ini.

Aku blum nnton kak. Jarang bgt nnton film animasi kayak gini .Hee

Next pengen nonton nich kalau ada film nya .. Animasi menarik jga ya kak.

wahh jadi penasaran pengen nonton sih. seru juga yaa ternyataa

IBX59EADF1D9DDBB

Award

Blogger Energy
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Ikuti lewat Email

Yang Mau Kontak-Kontakan

Nama

Email *

Pesan *