Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Resensi Film Sabar ini Ujian: Ujian untuk Sabar

Resensi Film Indonesia Terbaru Sabar Ini Ujian
Di masa pandemi, banyak kegiatan yang tidak bisa dilakukan di luar rumah. Layanan streaming menjadi andalan kaum rebahan (yang ngakunya penyelamat bangsa). Bulan ini, rilis layanan streaming baru di Indonesia, yaitu Disney+. Awalnya aku tertarik langganan untuk menonton series MCU, tapi adanya pandemi membuat produksi series tersebut tertunda. Namun pada akhirnya saat Disney+ tersedia di Indonesia, aku tetap langganan. Apalagi harganya lumayan murah.

Tontonan pertamaku adalah High School Musical: The Musical: The Series yang penuh nostalgia film High School Musical dan kulanjutkan film Sabar ini Ujian. Banyak film Indonesia terbaru yang ada di layanan streaming ini, lumayan menambah pilihan tontonan karena aku juga langganan layanan di sebelah. Apa yang menarik dari film Sabar ini Ujian? 

Diklaim Film Timeloop pertama di Indonesia

Sabar adalah seorang pria yang harus menjalani hari berulang di saat ulangtahun mantan pacarnya. Ya, ini adalah film timeloop yang membuat Sabar harus mencari tahu cara menghentikan waktu yang berulang pada dirinya. Happy Death Day adalah contoh film yang memakai konsep yang sama. 

Kisah Keluarga

Sabar bercerita banyak tentang sebuah keluarga, kisah pada film ini tidak hanya berkutat pada Sabar dengan mantan pacarnya. Walaupun akhir kisah mereka berakhir tragis, masih banyak kisah di hidup Sabar yang menyakitkan, terutama keluarga. Pesan moral pentingnya suatu keluarga, kata maaf, dan juga kehadiran salah paham ditampilkan di sini. 

Kental dengan Nuansa Nusantara

Konflik yang ditawarkan pada film ini sangat erat dengan kehidupan Indonesia, terutama cerita zaman sekarang. Contohnya adalah kisah Sabar yang ditinggal kawin oleh mantannya. Ada juga kisah di saat akad yang banyak dialami oleh calon pengantin, setidaknya hal tersebut pasti terbersit di pikiran. Adat pernikahan juga diperlihatkan pada film ini, sebuah pengenalan budaya bagi para muda-mudi yang ingin menikah. 

Karakter Kuat 

Vino sebagai Sabar aktingnya patut diacungi jempol. Perubahan emosinya dari awal cerita hingga akhir mampu dirasakan oleh penonton. Para pemain pendukung juga mampu memerankan peran dengan baik. Tantangan film timeloop yang mengharuskan hadirnya kejadian berulang mampu dibuat seolah-olah memang hal itu baru terjadi pertama kali walaupun sebenarnya berkali-kali. Membayangkan satu adegan saja pasti harus diulang berkali-kali, bagaimana kalau adegan yang sama harus ditampilkan berkali-kali?

Tidak Sedangkal Premis 

Inti dari kisah ini adalah seorang Sabar yang harus mencari cara keluar dari tanggal pernikahan mantan pacarnya alias bangun di hari ia tidak harus mendengar telpon ibunya meminta sang anak pergi ke pernikahan. Walaupun sejak awal diceritakan tentang masalahnya dengan mantan, nyatanya penyelesaiannya tidak segampang itu. Ada petunjuk di awal film yang menunjukkan akar masalah semuanya. Ada plot twist pada film yang merupakan penentu cerita sejak awal, jadi bukan sekadar kisah yang tiba-tiba muncul tanpa diduga. 

Bukan seperti Happy Death Day (Spoiler Alert!)

Bagian ini aku akan membahas bagian dari film yang krusial, silahkan skip kalau tidak ingin terpapar spoiler. Sabar ini Ujian adalah sebuah film yang layak ditonton. Penuh komedi dan related sekali dengan kehidupan percintaan di Indonesia. Ringan dan mudah dipahami. Tonton! Ok, mari sekarang bahas sedikit bagian krusial filmnya.

Film timeloop yang terakhir kutonton adalah Happy Death Day. Di film ini, apapun yang dialami pemeran utama akan berdampak pada tubuhnya. Ini membuatnya makin lama dari hari ke hari (walaupun harinya sama). Aku sempat mengira Sabar akan seperti ini sampai menunggu-nunggu dia kesakitan. Ternyata aku salah, dia sudah puluhan kali bunuh diri dan di akhir film, ia baik-baik saja.

Muhammad Rifqi Saifudin
Muhammad Rifqi Saifudin Abdi masyarakat yang senang menangkap momen dalam bentuk cerita. Bisa dihubungi di: - rifqimu@gmail.com - @m_rifqi_s (Instagram) - @mrifqi_s (Twitter)

Posting Komentar untuk "Resensi Film Sabar ini Ujian: Ujian untuk Sabar"