Bossman Mencari Pekerja di My Stupid Boss 2

Berhasil meraih sukses dengan 3 juta penonton di film pertama, terlahirlah sekuel dari My Stupid Boss. Sama seperti di film pendahulunya, Bossman (Reza Rahardian) masih dengan kelakuan menyebalkannya. Terus menerus tertekan dengan kelakuan sang atasan, para pekerja keras di tempat kerja Bossman berbondong-bondong mem-PHK-kan diri mereka. Bukannya memperbaiki diri, Bossman malah mengajak Kerani (Bunga Citra Lestari), Mr. Kho (Chew Kin Wah), dan Adrian (Iedil Putra) pergi ke Vietnam untuk mencari pekerja baru. Kenapa Vietnam? Karena MURAH!

Fokus

Jujur, aku belum menonton My Stupid Boss pertama. Ya, aku bukan termasuk salah satu dari 3 juta penonton di film tersebut. Jadi, aku akan fokus pada film ini, plot dan semua karakter hanya kuliat dari pengalamanku menonton sekuelnya. Tidak ada perbandingan dari film awal karena memang aku belum menontonnya.

Garing

Kalau ada satu kata yang menggambarkan film ini, kata di atas adalah yang paling tepat menurutku. Memang, ada beberapa komedi yang mampu memancing gelak tawa dari penonton. Tapi, sepanjang film kita terus dicecoki komedi yang bertubi. Semuanya terus ditampilkan tanpa henti. Awalnya memang lucu, tapi lama kelamaan formula yang itu-itu saja membuat penonton muak. Akhirnya, alih-alih mengundang tawa lepas, gelak tawa yang terdengar malah terpaksa.

Memanjakan Mata

Terlepas dari kegaringan film ini, selama berada di Vietnam kita akan dimanjakan dengan pemandangan indah kota tersebut. Apalagi ketika berada di sebuah pedesaan tempat Nguyen (Morgan Oey) berada. Suasana alam yang sangat asri mampu membuat kita rileks. Paling tidak melupkan sejenak segala kegaringan yang ditampilkan.

Kumpulan Sketsa

Menonton film ini aku jadi teringat acara komedi yang berjudul “Sketsa”. My Stupid Boss 2 sepertinya memakai konsep yang sama. Tidak ada sebuah plot yang berarti di film ini. Konflik yang terjadi semuanya karena kelakuan Bossman. Ia bertingkah menjengkelkan dan sifatnya sangat pelit sehingga tidak mau membeli mesin baru. Hal ini lalu membuat para pekerja jengkel dan berhenti. Masalah ini coba dipecahkan dengan mencari pekerja baru di Vietnam. Di ending film, tidak dijelaskan bagaimana nasib perusahaan, apakah mendapatkan pegawai baru atau malah para pekerja administrasi harus bekerja rodi? Film ini hanya menyajikan potongan-potongan yang mencoba direkatkan menjadi satu secara paksa.

Sokongan Pemain

Andai tidak ada Reza Rahardian, mungkin sosok Bossman tidak akan semenjengkelkan itu. Sebagai aktor yang tidak perlu diragukan lagi, Bossman mampu dibawakan dengan baik olehnya. BCL juga mampu menjadi seorang Kerani, bawahan yang ‘sabar’ dengan kelakuan atasannya. Para pemain pendukung lain juga bisa memainkan peran dengan bagus. Morgan Oey tidak perlu banyak merombak tampilannya agar memiliki kesan sebagai orang Vietnam.

Sebagai sebuah film komedi, memang sepanjang film kita sejatinya disuguhkan berbagai kelucuan. Sayangnya ramuan komedi yang diusung My Stupid Boss 2 malah membuat candaan yang ada membuat tawa yang hadir menjadi terpaksa. Apalagi dengan naskah yang terasa seperti potongan yang direkatkan paksa. Padahal banyak film komedi yang mampu menampilkan plot yang menarik. Untungnya para pemain yang beradu peran di film ini mampu tampil dengan baik. Tentunya pemandangan Vietnam dan acting Reza Rahardian lah yang menjadi primadona.
Bagi kalian yang ingin melepas penat, My Stupid Boss 2 mungkin bisa jadi salah satu pilihan. Hal yang harus diingat sebelum menonton adalah, nikmati saja setiap sajian yang diberikan. Jangan berharap banyak. Turunkan level humor kalian. Satu hal lain yang kudapat dari film ini adalah :
Selain ada serigala berbulu domba, ternyata ada domba berbulu serigala (rese).

Sumber Gambar : instagram.com/falconpictures_

IBX59EADF1D9DDBB

Award

Blogger Energy
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Ikuti lewat Email

Yang Mau Kontak-Kontakan

Nama

Email *

Pesan *