Dapatkan rumah di Jakarta murah cukup dengan 225 juta saja

Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Mengingat rumah adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan selain tanah dan juga apartemen. Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok yang wajib untuk dipenuhi. Karena fungsinya sangat utama sebagai tempat untuk berlindung.

Jakarta adalah salah satu kota yang padat sekali penduduknya, di tengah kepadatan penduduk semakin gencar para agen property menawarkan rumah di Jakarta murah dengan kisaran harga 225 juta saja. Melihat semakin terbatasnya lahan, para agen property membuat ide baru rumah dengan model minimalis modern namun tetap elegan. Rumah di Jakarta saat ini memang mulai banyak bermunculan dengan tipe – tipe yang tidak menghabiskan lahan terlalu banyak. Berikut ini adalah beberapa jenis tipe yang harus Anda ketahui.

Jenis Rumah di Jakarta yang cocok dijadikan pilihan

Yang pertama adalah rumah terpisah atau yang biasa dikenal dengan rumah tunggal. Rumah ini adalah rumah yang di bangun jauh dari bangunan rumah lainnya. Biasanya rumah ini banyak ada di daerah pedesaan yang masih primitive. Umumnya bangunan satu rumah ini di huni oleh satu keluarga. Yang kedua adalah rumah kota adalah rumah yang dibangun dengan fasilitas lahan parkir. Biasanya dalam satu rumah ini cukup untuk satu keluarga. Tingkat kenyamanan rumah di kota tergolong terjamin karena bangunan yang tersesdia terkonsep dengan baik.

Yang ketiga adalah rumah susun, rumah susun ini ada karena semakin terbatasnya lahan untuk membangun rumah. Rumah susun ini adalah program pemerintah untuk mengatasi permasalahan terbatasnya lahan karena pemerintah ingin masyarakat merasakan pemerataan kesejahteraan. Yang keempat adalah rumah dengan halaman dalam. Rumah ini adalah satu rumah jenis tradisional yang hanya mempunyai satu lantai, dengan model pintu berada di tengah, dan untuk ruangan – ruangan lain berada di sampingnya. Yang terakhir adalah Maisonet, maisonet adalah rumah dengan bangunan bertingkat atau yang biasa kita kenal rumah berlantai 2. Tipe ini adalah tipe yang umum ada di Indonesia.

Nah, demikianlah jenis tipe rumah yang harus Anda ketahui terlebih dahulu sebelum membeli rumah. Bagi Anda yang berminat dan tertarik membeli rumah di Jakarta murah Anda bisa menghubungi kami. Kami adalah agen property yang siap membantu Anda mencari hunian impian dengan harga terjangkau dan berkualitas. Tunggu apalagi, nikmati penawaran menarik khusus di bulan ini.
Baca lanjutannya →

Di Jual Rumah Murah di Kawasan Bintaro


Rumah merupakan kebutuhan penting yang harus selalu menjadi perhatian khusus. Selain sebagai tempat berteduh, rumah juga sebagai penenang hati setelah melalui aktivitas padat seharian yang melelahkan. Dan di rumah pula Anda bisa berkumpul dengan keluarga dengan tenang dan nyaman. Oleh sebab itu, dalam membeli rumah banyak sekali hak yang harus di perhatikan termasuk lingkungan.

Memiliki rumah di lingkungan yang baik akan semakin membuat Anda beserta keluarga kerasan dan nyaman menempatinya. Di tambah lagi jika di dukung oleh kondisi rumah yang berkualitas tinggi dan memadai. akan tetapi kebanyakan rumah yang berkualitas tinggi harganya juga tinggi. dan masalah harga inilah yang seringkali menghalangi seseorang untuk segera memiliki rumah sendiri.
Sebenarnya, saat ini cukup banyak solusi agar Anda bisa segera memiliki rumah sendiri. Diantaranya adalah dengan kredit rumah. Selain itu, Anda bisa juga memilih rumah yang memang harganya murah sehingga tidak akan membebani Anda dalam pembayaran baik sekaligus maupun cicilan. Dan di kawasan Bintaro cukup banyak penawaran rumah dengan harga murah. bagi Anda yang berminat memiliki salah satu unitnya berikut ini merupakan ulasan mengenai beberapa rumah murah di kawasan Bintaro.

Rumah Murah Fasilitas Murah di Bintaro

Salah satu rekomedasi untuk rumah yang bisaa Anda beli di kawasan Bintaro adalah rumah dengan harga murah yang menawarkan fasilitas mewah berikut ini. Rumah tersebut merupakan rumah berlantai satu dengan tanah yang cukup luas sehingga begitu cocok untuk Anda dan keluarga. Dengan tanahnya yang luas, Anda bisa mengembangkan bangunannya ketika anggota keluarga Anda bertambah nantinya. Dan ternyata untuk rumah yang nyaman ini Anda bisa membelinya hanya dengan harga 229 juta saja.

Rumah Dengan Lokasi Strategis Bebas Banjir

Selanjutnya yang juga sangat rekomended adalah salah satu rumah di kawasan Bintaro yang menawarkan lokasi strategis dan bebas banjir pula. Properti ini dekat dengan berbagai tempat penting dengan akses mudah ke jalan tol. Selain itu, karena lingkungannya yang nyaman, Anda akan sangat cocok memiliki rumah ini baik untuk di huni maupun untuk sekedar investasi. Masalah ukuran, jangan khawatir karena bangunan maupun tanah yang di tawarkan sangat luas.

Tunggu apa lagi, segera miliki salah satu rumah murah di kawasan Bintaro yang di tawarkan ini. dan jangan lupa bekerja sama dengan agen properti kami yang siap membantu dan memudahkan transaksi.
Baca lanjutannya →

Agar Foto Makanan Lebih Aesthetic

Jadi begini, dahulu kala ada seorang petualangan bertama Bapak Tala. Beliau adalah penggemar makanan yang dibakar seperti ayam bakar, daging yang ditusuk lalu dibakar, apalagi bebek bakar. Bagi kalian yang sering makan ayam, cobalah sesekali bebek. Sumpah itu bebek enak... banget rasanya. Gak percaya? Coba aja.

Nah, bagi yang suka kuliner nih pasti udah jadi kebiasaan futu-futu sebelum makan. Kalau zaman dahulu berdoa sebelum makan, sekarang foto sebelum makan. Rasanya tidak afdhol kalau tidak ada makanan di dalam story instagram sebelum makan. Seperti sayur tanpa garam. Walaupun enak, tetap rasanya hambar.

Tapi ingat, jangan asal jepret atau cekrek sana-sini. Ada aturan biar foto kalian lebih aesthetic. Gimana itu? Jadi gini caranya:

1. Pakai Porsi yang Sedikit  

Biasanya kan makan kebanyakan orang itu porsinya penuh, tapi kalau dalam fotografi disarankan untuk memakai porsi sedikit. Kenapa? Karena dengan begitu perhatian akan lebih terfokus kepada makanan. Kalau porsi penuh, bisa kebayang bakal buyar perhatian karena banyaknya komponen yang ada.

2. Gunakan Sudut (Angle) yang Berbeda

Orang selalu mencari sesuatu yang baru. Jangan terlalu terpaku pada teori dan kebiasaan. Ambil saja angle yang agak nyeleneh agar foto kalian lebih dilirik. Kan biasanya sesuatu yang 'beda' itu lebih diperhatikan. Ingat juga untuk pakai angle berbeda untuk jenis foto yang berbeda. Kenapa? Karena belum tentu angle bagus ketika mengambil foto ayam bakar juga akan terlihat menggiurkan apabila diterapkan di bebek bakar.

3. Jepret dengan OPPO

Nah ini yang paling penting. Pilihlah alat untuk mengambil foto dengan baik dan benar. Saranku sih kalian pakai oppo. Kenapa? Karena gawai ini udah terbukti kalau masalah dalam pengambilan gambar. Buat swafoto aja bikin hasil foto yang sangat memuaskan, apalagi untuk foto makanan.

Jadi, itu tadi aturan agar foto makanan kalian lebih aesthetic. Silahkan diterapkan dan rasakan perbedaannya.

Sumber gambar :
* https://rejekinomplok.net
* https://www.blibli.com
Baca lanjutannya →

Justice League : Bangkitnya Superman

Everybody knows that the dice are loaded
Everybody rolls with their fingers crossed
Everybody knows the war is over
Clark Kent alias Superman (Henry Cavill) sebagai lambang harapan dunia sudah mati, dunia berkabung atas kepergiannya. Scene awal sungguh menyentuh. Kesedihan dunia benar-benar tergambar. Aku sendiri sampai mengingat-ingat bagaimana harapan dibawa oleh Superman di film-film sebelumnya.

Villain alias musuh para pahlawan super di film 'Justice League' adalah Steppenwolf (CiarĂ¡n Hinds). Setelah di masa lampau dikalahkan karena persatuan kaum Manusia, Amazon, dan Atlantis, Steppenwolf kembali untuk menuntaskan keinginannya menciptakan 'persatuan' ketika tau dunia sudah ditinggalkan Superman.

'Kotak Ibu' adalah alat Steppenwolf untuk 'menyatukan' Bumi. Tiga kotak masing-masing disimpan oleh tiap kaum dengan sangat rahasia dan dijaga ketat. Kotak kaum Amazon yang pertama diambil Steppenwolf. Hal ini membuat Bruce Wayne alias Batman (Ben Affleck) dan Diana alias Wonder Woman (Gal Gadot) langsung bergerak mencari bala bantuan. Mereka adalah Barry Allen alias The Flash (Ezra Miller), Arthur Curry alias Aquaman (Jason Momoa), dan Victor Stone alias Cyborg (Ray Fisher).

Zack Snyder berhasil memperkenalkan tiga karakter baru sekaligus dalam waktu kurang dari 2 jam. Walaupun baru muncul tapi secara garis besar karakter Flash, Aquaman, dan Cyborg berhasil dijelaskan oleh Zack. Dan yang menjadi daya tarik tentunya Diana. Pesona Gal Gadot bagiku kembali membuat terpana di sini.

Minggu sebelumnya kita disuguhkan dengan Thor : Ragnarok. Tawa penonton pecah sepanjang film. Di Justice League, suasana tegang yang mendominasi. Tapi tetap ada beberapa kali humor renyah yang menstabilkan adrenalin. Adegan aksinya cukup seimbang. Tidak hanya bergantung pada pertarungan melawan Steppenwolf, para pahlawan super mendapatkan porsinya masing-masing untuk unjuk gigi.

Bagiku Justice League adalah ajang penghidupan Superman. Eh, bukannya dia mati? Memang DC 'menyembunyikan' Superman dengan sangat baik saat promosi baik poster maupun trailer. Menurutku ini bukan spoiler, jadi aku katakan saja. Superman hidup lagi. Bagaimana caranya? Aku sendiri tidak terpikir dia akan dihidupkan dengan cara seperti itu.

Secara keseluruhan, film ini patut ditonton. Tapi jangan harap Justice League akan seperti Thor : Ragnarok yang penuh dengan komedi. Ingat, ini DC bukan Marvel. Namun ada satu hal yang menurutku cukup menggelitik, kalau Thor dan Loki punya strategi 'Get Help', Bruce punya strategi 'Big Gun', walaupun dengan cara yang berbeda tapi menurutku dua strategi ini sama-sama nyeleneh.

Nikmati film ini dengan meresapi duka dunia ketika kehilangan Superman dan fokus pada tiap aksi para karakternya. Dan ingat, jangan keluar studio sebelum credit selesai karena akan ada 2 post-credit scene yang patut ditunggu. Tenang, DC tidak seperti Marvel. Setidaknya di credit scene kedua film ini.

Oh iya, ini aku sertakan video dari cuplikan lirik lagu di atas. Mungkin setelah menonton filmnya mau mendengarkan lagi atau mau mendengarkan dulu sebelum menonton dipersilahkan.
Baca lanjutannya →

Marlina, Film Satay Western Pertama Nusantara

Janda dan tinggal di rumah yang ditemani kesendirian. Sudah tanpa suami, tanpa tetangga lagi. Perlukah Marlina dikasihani? Tidak. Begitu yang kiranya ingin disampaikan Mouly lewat "Marlina si Pembunuh Empat Babak".

Babak pertama. Perampokan. Marlina yang janda dan tinggal di tempat yang tidak ada sesiapa di sekitar didatangi kawanan perampok. Tujuh orang. Marsha Timothy memerankan Marlina dengan sangat baik. Marlina diperankan sebagai seorang wanita yang tanpa emosi meluap-luap. Sangat tenang malah.

Kawanan perampok dipimpin Markus (Egi Fadly). Terang-terangan dia mengatakan ingin merampok, menjarah ternak, dan meniduri Marlina. Gusarkah Marlina? Ya. Terlihatkah? Sedikit. Ia sadar kalau berteriak tidak ada yang mendengar, kalau berlari pasti akan terkejar. Jadi, empat tewas dan satu buntung di tangan Marlina.

Babak pertama habis.

Cerita selesai? Belum. Masih ada Perjalanan, Pengakuan, dan Kelahiran.

Walaupun sudah menghabisi perampok, Marlina merasa masih harus menuntaskan dendam. Membalaskan kebebasannya yang sudah ternodai. Dengan membawa kepala Markus, babak kedua dimulai.

Selain Marlina, Novi (Dea Panendra) juga merasakan beratnya beban hidup. Novi merupakan perempuan yang menahan berbagai tudingan karena hamil besar, 10 bulan belum juga melahirkan. Ada pula Mama penumpang (Rita Matu Mona) yang menggambarkan peran perempuan dalam rumah tangga keluarga besar.

Ketegaran perempuan-perempuan ini jelas tergambar saat senyum bengis Marlina tersungging kala satu per satu perampok tumbang karena racunnya. Juga ketika para lelaki ketakutan (bahkan kabur) melihat 'bawaan' Marlina, Novi dan Mama penumpang tidak menunjukkan reaksi seperti mereka.

Sayangnya kekuatan mereka masih terkukung di belakang para lekaki. Novi tetap berusaha keras meyakinkan suaminya tentang berbagai mitos kehamilannya dan Marlina hanya diminta sabar oleh polisi (Ozzol Ramdan) ketika mengadukan kasusnya.

Dari segi latar, pemandangan Sumba benar-benar memanjakan mata sepanjang film. Rasa deg-degan yang dirasakan bisa sedikit diredam ketika lanskap Sumba ditampilkan secara menyeluruh. Juga ketika 'sup ayam' dibicarakan.

Diberi genre sebagai satay western alias western-nya Indonesia (karena Indonesia terkenal dengan sate), film ini menunjukkan Marlina sebagai sang jagoan di tengah padang savana yang jauh dari aparat. Banyak kritik sosial terutama tentang hubungan lelaki dan perempuan yang jarang diumbar di sini.

Saya tau harus keluar dari zona nyaman agar bisa menikmati film saya. Tapi film seperti ini penting dibuat (juga ditonton) karena kita patut keluar dari zona nyaman agar bangsa bisa berkembang - Mouly
Baca lanjutannya →
IBX59EADF1D9DDBB

Award

Blogger Energy
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Follow by Email

Yang Mau Kontak-Kontakan

Nama

Email *

Pesan *