Begini Cara Cepat Melunasi Hutang Dalam 1 Hari

Cara cepat melunasi hutang dalam 1 hari mungkin terbilang tak mungkin bagi sebagian dari kita. Namun, hal ini sebenarnya bisa dilakukan, asal kita menerapkan aneka tips berikut. Mungkin emang hutang kita takkan langsung lunas dalam satu hari, namun setidaknya akan lebih mudah bagi kita dalam mengembalikan pinjaman dana yang diperoleh dari pihak lain. Berikut adalah beberapa cara yang bisa membantu kita agar lebih cepat dalam melunasi hutang.

1. Pikirkan Lagi Tujuan Berhutang

Agar bisa mudah melunasi hutang, saat mengajukan hutang kita harus pikirkan lagi tujuan dari pengajuan hutang. Apakah untuk membiayai kebutuhan mendesak, dijadikan investasi atau hanya sebagai pemenuhan kebutuhan yang sifatnya konsumtif? Tujuan investasi atau pembiayaan kebutuhan mendesak akan membuat kita lebih mudah melunasi hutang nantinya, sementara pemenuhan kebutuhan konsumtif justru bisa membuat kita menumpuk lebih banyak hutang ke depannya.

2. Hutang Harus Dibayar

Seringkali orang merasa bahwa masalah finansialnya selesai setelah mereka mendapat pinjaman dana. Padahal, selama hutang tersebut belum lunas, maka masalah finansial mereka belumlah selesai. Cara cepat melunasi hutang dalam 1 hari berikutnya adalah memahami bahwa kita harus membayarnya tepat waktu. Kita juga harus mempersiapkan diri untuk mencicil pembayarannya serta menyisihkan sebagian penghasilan untuk melunasi hutang.

3. Menabung Setelah Berhutang

Agar bisa melunasi hutang dengan cepat, penting bagi kita untuk berhemat setelah menerima pinjaman dana. Jangan malah berfoya-foya dengan dana pinjaman yang didapat, namun sisihkan sebagian dari pendapatan yang diperoleh tiap bulan untuk mengangsur pengembalian pinjaman. Masalah klasik orang-orang yang mengajukan pinjaman adalah menggunakan dana yang diterima untuk berfoya-foya dan lupa kalau mereka harus mengembalikannya. Akhirnya, yang terjadi adalah besarnya hutang kian menumpuk karena ada biaya keterlambatan yang harus dibayar di samping bunga dan besaran cicilan itu sendiri.

4. Pinjam Dana Sesuai Kebutuhan

Jika kita memang hanya membutuhkan Rp10.000.000, misalnya, maka ajukan pinjaman sebesar itu, jangan lebih. Hitung secara cermat berapa dana yang dibutuhkan untuk keperluan tertentu dan pinjam sesuai jumlah. Meminjam dalam jumlah yang terlalu banyak mungkin tampak menggoda, apalagi ditambah pikiran bahwa sisa pinjaman nantinya bisa ditabung. Namun, makin besar jumlah pinjaman berarti makin besar pula jumlah uang yang harus dikembalikan nantinya. Melunasi pinjaman akan makin ringan jika jumlahnya sedikit.

5. Pilih Tempat Pinjaman Yang Sesuai

Ada tempat peminjaman dana yang menerapkan bunga kecil, namun ada juga yang bunganya besar. Makin besar bunga serta biaya lain seperti administrasi, keterlambatan dan lain-lain tentu akan membuat jumlah uang yang harus dikembalikan semakin bertambah besar. Kita harus bisa memilih tempat peminjaman dana yang sesuai. Di antaranya adalah tempat yang menawarkan bunga kecil, biaya administrasi rendah dan persyaratan lain yang akan memudahkan kita dalam mengangsur pengembaliannya. Kita bisa meminjam di koperasi, pegadaian, bank, lembaga peminjaman uang online hingga meminjam pada teman atau saudara. Pilih tempat yang menurut kita paling nyaman dan menguntungkan.

Demikian adalah beberapa cara cepat melunasi hutang dalam 1 hari. Dengan menerapkan aneka cara di atas, akan lebih mudah bagi kita dalam mengembalikan pinjaman dana yang didapat dari pihak lain, seperti bank, koperasi, hingga teman dekat atau saudara. Pengembalian dana tepat waktu akan membuat kita bisa dipercaya saat hendak meminjam dana di lain waktu serta menjaga tali silaturahmi.
Baca lanjutannya →

Sila Pancasila dalam Lima

Pancasila
Satu, Ketuhanan yang Maha Esa
Dua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Tiga, Persatuan Indonesia
Empat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyarakatan Perwakilan
Lima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Setelah lulus SMA aku berpikir, "Di kuliah gak ada upacara tiap hari Senin, bakal tetep hafal Pancasila gak ya?"

Untunglah kampusku rutin mengadakan Festival Budaya Pancasila yang salah satu agendanya adalah upacara. Paling tidak upacara ini bisa menyegarkan ingatan tentang kelima sila setahun sekali. Ketakutannya akan lupa Pancasila terjawab sudah.

Menjelang hari kelahiran Pancasila tanggal 1 Juli kemarin, tayang sebuah film berjudul "Lima". Di tengah panasnya 'hawa' Indonesia belakangan ini, film ini hadir mengingatkan kembali bahwa Indonesia punya Pancasila sebagai dasar. Digarap oleh lima sutradara yaitu: Lola Amaria, Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Adriyanto Dewo, dan Harvan Agustriansyah, Lima tidak berbentuk penggalan cerita untuk menyampaikan makna Pancasila tapi berupa cerita utuh. Ya, seperti Pancasila yang tidak terpisah-pisah tapi saling berkaitan satu sama lain.

Sila Pertama

Konflik pertama terjadi ketika Maryam (Tri Yudiman) meninggal. Ketiga anaknya Fara (Prisia Nasution), Aryo (Yoga Pratama), dan Adi (Baskara Mahendra) berseteru mengenai tata cara pemakaman sang Ibu. Masalah ini muncul karena Fara beragama Islam sedangkan kedua adiknya, Aryo dan Adi adalah Kristen. Perlu pikiran terbuka untuk 'menerima' penyelesaian konflik dari sila pertama ini. Masalah keyakinan adalah urusan pribadi antara tiap orang dan Tuhan, kita tidak berhak menghakimi hal tersebut. Mungkin ada beberapa yang tidak setuju dengan pemakaman sang Ibu, tapi itulah yang terjadi. Seperti kata Fara, "Biarlah dosa kami yang tanggung," karena seandainya menurut Tuhan itu salah, biarlah ia yang menyelesaikan dengan Tuhan.

Sila Kedua

Adi adalah anak termuda di keluarga ini. Ia adalah seorang anak SMA dan menjadi satu dari beberapa korban perundungan siswa lain. Selama ini Adi selalu diam, sama seperti temannya di tempat biasa ia bermain musik. Konflik yang berkaitan dengan sila kedua ini terjadi ketika Adi dihadapkan pada pilihan diam atau menegakkan keadilan. Situasi bertambah rumit ketika Dega, salah satu anak SMA yang melakukan perundungan padanya, ikut terlibat. 'Adil' dan 'beradab' dilukiskan dengan apik pada adegan-adegan di bagian ini.

Sila Ketiga

Belakangan ini isu SARA menjadi salah satu kayu bakar 'kehangatan' bumi pertiwi. Bukan hanya masalah agama, tapi suku dan ras juga turut andil. Fara adalah pelatih salah satu klub renang. Suatu ketika ia diminta memilih salah satu atlitnya untuk diikutkan dalah Asian Games. Semua menjadi sulit ketika ketua klub meminta untuk memilih 'orang kita' sebagai wakil untuk Asian Games. Bagian ini tidak hanya menjabarkan tentang persatuan, potret penguasa yang menjadi sampah masyarakat juga dibeberkan di sini.

Sila Keempat

Aryo dipecat oleh temannya secara tiba-tiba. Tidak ada diskusi sama sekali. Keputusan sepihak tentu bertentangan dengan sila keempat, sekalipun yang mengambil keputusan adalah seorang pimpinan. Masalah utama bukan masalah pemecatan, tapi warisan. Adi dan Aryo berseteru ketika notaris Maryam mendatangi rumah mereka untuk membicarakan masalah warisan sang ibu. 'Musyawarah' di sini digambarkan ketika Fara dan Aryo harus menenangkan Adi agar mau menandatangani tentang pembagian warisan.

Sila Kelima

Bi Ijah (Dewi Parkis) adalah pembantu keluarga Maryam sedari kecil. Ia menjadi gambaran dari rakyat kecil di Indonesia. Masalah mengenai keadilan diperlihatkan ketika keluarga dari beliau harus berhadapan dengan pengadilan. Penyelesaiannya tidak secara gamblang mengatakan 'tumpul ke atas tajam ke bawah' itu masih ada atau tidak, biarlah penonton yang mencerna sendiri kondisi yang sekarang sedang terjadi di sekitar.

Secara keseluruhan, film ini sukses 'meneriaki' kita makna dari Pancasila yang terkadang kita lupa. Sayangnya kehadiran notaris terkait warisan Maryam merusak suasana yang sudah dibangun dari awal film. Tapi sekali lagi, Lima menurutku cocok jadi film wajib tiap tahun agar warga Indonesia tau pentingnya Pancasila.
Baca lanjutannya →

Waktunya Berbisnis Salon

Hidup sehat adalah dambaan semua orang. Di dalam tubuh yang kuat, terdapat jiwa yang sehat. Pepatah ini pasti sering didengar terutama dalam acara-acara bertema olahraga. Memang benar, kekuatan tubuh dan kesehatan jiwa saling berkaitan. Kadangkala penyakit psikis bisa juga menyebabkan penyakit jasmani.

Di bulan Ramadhan seperti sekarang, banyak orang yang malas untuk berolahraga. Tentu alasan utama adalah puasa. Ada yang bilang takut kelelahan, ada yang mengatakan takut tidak kuat. Banyak alasan yang membuat olahraga di bulan Ramadhan sangat susah dilaksanakan. Tapi masih ada orang yang rajin berolahraga meski sedang berpuasa. Kita harus bisa mencontoh orang-orang tersebut agar badan kita tetap terjaga kesehatannya meski berpuasa.

Selain berolahraga, agar terlihat prima dan tetap berseri terutama perempuan, spa dan salon adalah sebuah kewajiban. Di era modern seperti sekarang, banyak aplikasi salon yang beredar. Karena sudah tidak nyaman lagi mendatangi langsung salon. Sekarang eranya orang-orang mencari fasilitas yang diinginkan lewat aplikasi salon. Bahkan bisa jadi pemberi jasa yang datang ke klien, bukan kita yang pergi ke tempat salon tersebut. Tentu bagi orang yang mempunyai mobilitas tinggi, ini bisa saja terjadi.

Bisnis salon bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Apabila ingin membuka bisnis di sektor ini, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

Konsep Unik Menarik Aesthetic

Bisnis salon sangat menjamur, apabila ingin membuka bisnis ini maka perlu sesuatu yang membuat klien ingat dengan salon kita. Salah satu caranya adalah bermain dengan konsep. Kita harus bisa memilih nama salon yang unik dan menarik, kalau bisa dekat dengan hal sehari-hari agar nantinya mereka setiap saat ingat dengan salon kita. Selain itu, spot Instagram-able tentu hal yang penting di era sekarang sehingga tempat yang aesthetic tentu bisa menjadi nilai tambah dari suatu salon.

Lokasi Strategis

Tempat yang mudah dijangkau tentu sangat diperlukan bagi sebuah salon. Apabila kita mendirikan salon di tempat yang sulit diakses, otomatis pengunjung akan berpikir dua kali ketika ingin berkunjung. Tentu apabila kebalikannya, bisa jadi ketidaksengajaanpun akan berbuah pelanggan tetap. Maka, lokasi yang strategis sangat diperlukan ketika ingin membuka sebuah salon atau memulai bisnis salon.

Promosi

Di era milenial, sosial media menjadi hal yang sangat kuat. Promosi dari mulut ke mulut tentu di era sekarang masih penting, tapi apabila tidak diimbangi dengan promosi melalui sosial media akan sama saja tidak berdampat banyak. Salah satu cara promosi adalah dengan membuat aplikasi salon. Fitnesia merupakan salah satu platform yang menyedikan aplikasi salon bagi kalian yang ingin membuka bisnis salon. Platform Fitnesia memudahkan kita untuk mengatur semua data dari 1 tempat. Data pelanggan, staff, transaksi - semua data kita tersimpan dengan aman di sistem berbasis cloud Fitnesia. Selain itu, Fitnesia menangani semua dari booking, jadwal service real-time, pemasaran, pembayaran dan laporan sehingga dapat fokus untuk memberikan layanan terbaik untuk pelanggan.

Jadi, sudah siapkah membuka bisnis salon?
Baca lanjutannya →

Gambar di Blog, Penting?

Aku tanpa kamu bagai saya tanpa anda

Pernah membaca kalimat di atas? Belum? Kalau pengandaian yang diikuti kata “Sayur tanpa garam” pernah membacanya? Nah, quote di atas tidak ada hubungannya.

Sayur tanpa garam tentu menjadi hambar. Kecuali ditambah gula, juga micin. Hal serupa sama seperti artikel di blog. Bukan, bukan maksudnya menaburi artikel dengan garam. Sayur diganti dengan artikel dan garam sebagai perasa di sini adalah gambar.

Ada banyak hal penting yang diperlukan dalam sebuah artikel di blog. Selain tulisan yang enak dibaca, penunjang seperti gambar juga jangan dilupakan. Seberapa penting sih gambar dalam blog?

1. Penting
Apapun niche blogmu, apabila ingin menjadi menarik untuk dibaca, gambar penting. Kata-kata memang utama, tapi dengan gambar yang eye catching alias aesthetic kata anak Instagram, artikel kalian akan lebih menarik dan bisa saja membuat pengunjung betah sehingga berlama-lama di blogmu.

2. Penting Sekali
Pengeblog personal menurutku penting sekali menyelipkan gambar di tiap artikelnya. Blog dengan niche personal itu unik yang menjadi suatu nilai tambah. Di sisi lain, karena unik, tidak semua tertarik untuk membacanya. Apabila artikel ditambah dengan gambar, orang akan bertanya-tanya apa maksud gambar tersebut atau malah tertarik membaca karena gambar yang menarik. Jadi, penting sekali bagi blog personal mempertimbangkan gambar.

3. Sangat Penting Sekali
Sering membuat artikel tentang jalan-jalan atau cara melakukan sesuatu? Kalau jawabannya “ya”, maka gambar sangat penting sekali. Artikel tentang jalan-jalan haram hukumnya gambar sedikit apalagi tanpa gambar. Apa yang menarik dari membaca cerita perjalanan seseorang tanpa ada visualisasinya? Kalau sedang membuat novel tentu tidak ada masalah, tapi ini adalah artikel di blog. Kalau ingin orang mengunjungi tempat yang kita tulis, selain menulis agar pembaca seakan merasakan aura tempat tersebut, gambar sangat diperlukan agar mereka bisa tau sebagus apa tempat tersebut. Begitu juga dengan artikel cara melakukan sesuatu, gambar tentu akan mempermudah pembaca melakukan langkah yang ditulis karena bilamana sekadar tulisan akan membingungkan.

4. Tidak Penting
Gambar bisa jadi penting, sangat penting, bahkan sangat penting sekali. Tapi apakah gambar bisa jadi tidak penting? Tentu bisa. Kapan hal itu terjadi? Ketika kita sedang tidak ingin menulis artikel di blog. Ya. Gambar tidak penting apabila kita tidak ingin menulis di blog. Sekian.

Bagi teman-teman narablog yang terbiasa dengan otak-atik gambar apalagi sering melakukan desain pasti tidak asing dengan Shutterstock. Shutterstock adalah ‘gudang’ bagi gambar-gambar premium yang bisa mempercantik artikel di blog. Aku bilang premium karena gambar-gambar di sana tidak gratis. Kualitas tentu ada harganya.

Kalau kalian ingin beli gambar di Shutterstock tapi tidak punya kartu kredit atau bingung cara belinya, AgenShutterstock.com solusinya. AgenShutterstock.com adalah bagian dari IDCopy. Situs ini adalah tempat kalian bisa membeli gambar dari Shutterstock tanpa bingung cara pembayarannya. Tinggal buka situsnya dan ikuti langkahnya, dijamin gampang.

Jadi, tunggu apalagi? Kuy tambahkan gambar di artikel karena gambar itu penting, penting sekali, sangat penting sekali.
Baca lanjutannya →

Cerita di Avenger : Infinity War

Mampus, paketanku abis
 
Itu yang ada di pikiranku di depan Cinema XXI Bintaro Plaza. Aku tau kuota internet sudah habis, tapi karena ada wifi di kos, aku terlena dan lupa mengisi kembali. Sebuah kesalahan seorang juragan kuota.

Cerita di bawah bisa berisi spoiler atau tidak, itu tergantung sudut pandang kalian. Bagi yang belum menonton Avenger : Infinity War tapi kuat iman, silahkan lanjutkan. Tapi bagi yang merasa tidak tahan, boleh juga dilanjutkan.

Satu dari beberapa kesempatan kami bisa full team. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, selain menonton perjuangan Avenger dan kawan-kawan melawan Thanos di Avenger : Infinity War, kami sepakat melakukan photoshoot. Mengabadikan momen bersama mumpung bisa kumpul lengkap dua belas orang.

Kembali ke depan Cinema XXI, aku panik karena tidak bisa menghubungi teman-teman. Untungnya pulsa yang tersisa akhirnya bisa membuatku menghubungi mereka. Tapi mereka juga sudah panik karena aku hilang. Maklum, aku punya M-Tix sehingga tiket ada di aku. Tidak ada aku, tidak bisa nonton.

Oh iya, M-Tix hanya bisa melayani maksimal delapan tiket untuk satu kali transaksi untuk film di tempat dan waktu yang sama. Lah, dua belas dikurang delapan masih ada empat, sisanya bagaimana? Setelah memesan delapan tiket di advance sales hari pertama, selesai kelas aku langsung pergi memesan tiket di bioskop. Itu sebabnya empat tiket sisanya tidak bersatu dengan delapan tiket, hehe. Maksudnya? Hanya dua belas orang ini yang paham.

Sebenarnya dari depan XXI aku sudah melihat temanku berbincang di lantai dua, tapi sengaja tidak aku sapa. Setelah beberapa saat mereka naik dan menemuiku. Lalu seorang bidadari mengisikanku pulsa dan akhirnya paketanku kembali.

Bioskop benar-benar penuh sampai masuk teater pun antri. Salah satu temanku yang tidak ingin kehilangan satu momen pun gelisah ketika ciwi-ciwi masih di toilet dan belum kembali padahal film sudah mau diputar. Aku tenang saja karena tau XXI pasti sedikit molor dari jam tayang karena akan tayang beberapa trailer dari film lain dulu. Benar saja, kami telat masuk beberapa menit dan film masih belum dimulai.

"Eh, karcis parkirku mana ya?" ucap salah satu anggota 'sepuh'. Setelah bersemedi sebentar, beliau menyebutkan bahwa kemungkinan karcisnya terbuang di tempat sampah ATM. Aku menemani ke sana. Bukan karena takut beliau nyasar, tapi karena aku nebeng beliau. Benar saja, setelah mengubek-ubek tempat sampah, ketemulah karcis parkir. Sempat deg-degan sebelumnya kalau-kalau tempat sampahnya sudah dikosongkan.
Itu sekelumit cerita di (penayangan hari kedua) Avenger : Infinity War. Menunggu spoiler? Kesal karena tidak menyinggung cerita Avenger sama sekali? Apapun tanggapan kalian, terima kasih sudah mau membaca cerita ini. Terima kasih terkhusus juga pada dua belas orang yang duduk di kursi A3-A8 dan B3-B8 di Studio 2 Cinema XXI Bintaro Plaza tanggal 26 April 2018. Ditunggu momen-momen berdua belas selanjutnya.

Masih ngotot minta spoiler? Baiklah, sebagai penutup akan saya ceritakan tentang film ini. Jadi begini...
Kenapa gambar? Karena gambar bisa mewakili beribu cerita. Sekian.
Baca lanjutannya →
IBX59EADF1D9DDBB

Award

Blogger Energy
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Ikuti lewat Email

Yang Mau Kontak-Kontakan

Nama

Email *

Pesan *